NEWS

11 Hari Jalan Kaki dari Bumiayu ke Semarang Demi Pemekaran Brebes Selatan

Brebes - Dua warga Bumiayu Brebes, Hamid dan Wawan, melakukan aksi jalan kaki dari Bumiayu ke DPRD Jawa Tengah di Semarang dengan menemuh 11 hari perjalanan. Aksi jalan kaki ini diterima dengan baik oleh Sumarno, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng di ruang rapat komisi A, Kamis 30 April 2026.


Tujuan dari aksi jalan kaki yang dilakukan dua warga Brebes Jawa Tengah ini adalah untuk pemekaran wilayah enam kecamatan yang terdiri dari Bumiayu, Paguyangan, Sirampog, tonjong, Bantarkawung, dan Salem menjadi Kabupaten Brebes Selatan. Hal ini didasari dari aspirasi masyarakat yang ada di enam kecamatan tersebut yang menginginkan pembentukan daerah otonom baru demi pemerataan pembangunan dan efisiensi pelayanan administrasi.

Aksi longmarch ini untuk mendesak pemerintah provinsi Jawa Tengah dan DPRD Jawa Tengah agar segera dilakukan rapat paripurna terkait persetujuan pemekaran wilayah kabupaten Brebes. 

Karena Hamid dan wawan ini sudah menempuh jalan kaki sejauh 180 km yang dimulai dari Bumiayu menuju ke Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang. 

Aksi longmarch ini digagas oleh masyarakat aliansi perjuangan pemekaran kabupaten brebes sebagai bentuk protes dan aspirasi warga yang berada di brebes selatan dengan alasan terlalu jauh untuk melakukan tertib administrasi sebagai penduduk yang baik.

Jalur yang dilalaui oleh Hamid dan Wawan adalah mulai dari Bumiayu kemudian ke Purwokerto, lalu ke Purbalingga, Banjarnegara, kemudian Wonosobo lalu ke Temanggung lalu Bawen dan akhirnya sampai ke Semarang.

"Seharusnya kami bisa ketemu langsung dengan Pak Gubernur, akan tetapi beliaunya tidak di tempat" kata Hamid.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar