Mencicipi Gurihnya Sate Blengong Makanan Khas Brebes
Brebes - Kabupaten Brebes mempunyai makanan khas yang unik dan paling terkenal adalah telur asin. Telur asin ini diproduksi masal setiap hari dari berbagai UMKM yang ada di Brebes. Namun tidak kah berpikir bahwa dari mana telus asin itu diproduksi?
Tentu dari hasil telur bebek atau entok atau dari hewan persilangan antara bebek dan entok, yaitu Blengong. Dari sini lah roda perekonomian rakyat Brebes dimulai. Di satu sisi mereka menghasilkan telus asin setiap harinya, disatu sisi karena jumlah populasi hewan bebek, entok dan blengong ini juga banyak maka mereka juga membuat roda perekonomian dari dagingnya.
Jika hanya daging bebek, banyak di daerah lain yang juga menghasilkan daging bebek, seperti bebek goreng dan lainnya, dan juga hal yang sama dengan entok. Berbeda halnya dengan Blengong, di daerah lain tidak banyak bahkan dapat dikatakan tidak ada hewan perpaduan antara bebek dan entok ini. Betul, hanya ada di Brebes yang menghasilkan Blengong. Oleh karena itu, daging ini dibuatlah sate. Karena struktur dagingnya lebih gurih, dan tebal dari ayam dan bebek dan juga entok. Maka jadilah sate Blengong khas Brebes.
Sate blengong memiliki rasa dan olahan yang khas serta rasa yang gurih yang dominan dengan rempah-rempah dengan sentuhan rasa manis. Pada adat orang brebes, kuliner Sate blengong ini tidak luput dari ketupat atau disebut kupat glabed, karena memang pasangannya adalah dengan kupat glabed. Sate blengong dan Kupat Glabed menjadi ciri khas tersendiri dari warga brebes dan tidak ada di daerah lain. Dengan kupat glabed inilah kombinasi dan kekayaan kuliner yang ada di kabupaten brebes menjadi semakin gurih dan lezat disamping terdapat kekayaan tekstur dan cita rasa dari hidangan tersebut.
Sate Blengong kurang pas jika tanpa kupat glabed dan kupat glabed tanpa sate blengong tidaklah istimewa. Sehingga karena hal itu, sate blengong dan kupat glabed inilah menjadi salah satu kuliner warga brebes yang istimewa. Selain itu, bentuk sate blengong ini juga berbeda dengan sate-sate yang lainnya. Sate blengong ini disajikan dengan tusukan lidi yang panjang daging daging tebal dan gurih serta dengan bumbu khas santan berminyak sate blengong. Sate sate lain hanya seukuran sekilan tangan sedangkan sate blengong ini bisa sampai dua kilan atau dua tangan atau lebih. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri untuk mencicipi sate blengong.
Bagaimana bisa membeli Sate Blengong?
Tidak sulit Anda mencarinya di Brebes, Anda bisa jalan jalan di kawasan kuliner Brebes, Atau Alun-alun brebes atau warung warung yang sudah terkenal dengan sate blengongnya. Di Alun-alun sendiri sudah banyak pedagang yang buka dari sore sampai malam setiap harinya. Dan harga juga murah, berkisar Rp. 60.000 - 70.000,- per kodinya atau 20 tusuk sate blengong.
Atau Anda bisa cari di google maps dengan kata kunci sate blengong, maka akan ada banyak warung yang sudah terdaftar di google maps tersebut. Bisa jadi karena para pelanggan yang mendaftarkan warung sate blengongnya atau hanya sekedar ngasih rating dan foto di lokasi yang pernah ia kunjungi.
Tertarik kuliner sate blengong?? berkunjungklah ke Kabupaten Brebes.
Bagaimana membuat Sate Blengong sendiri?
Bagi Anda yang berada di luar daerah, Anda bisa ikuti resep ini yang sudah kami kumpulkan dari berbagai para pedagang dan hampir sama dengan resep yang sudah kami dapatkan. Berikut adalah resep dan bahan-bahannya.
Proses pengolahan daging sate blengong secara rinci dapat disajikan dengan mengikuti bagian langkah-langkah berikut, mulai dari persiapan bahan hingga tahap penyajian.
Bahan:
- Daging blengong: 1 kg (jika tidak ada di daerahmu, bisa pesan online dari brebes)
- Bawang merah: 8 siung (±60 g)
- Bawang putih: 5 siung (±30 g)
- Ketumbar: 1 sdt (±5 g)
- Kunyit: 2 cm (±10 g)
- Jahe: 2 cm (±10 g)
- Lengkuas: 2 cm (±10 g)
- Gula merah: 50 g
- Garam: 1 sdt (±5 g)
- Kecap manis: 2–3 sdm (±40 ml)
- Tusuk sate: secukupnya
Cara Pengolahan Sate Blengong
- Cukup Cuci bersih daging blengong yang didapat, kemudian potong-potong dengan ukuran sedang (±3–4 cm) persegi agar mudah ditusuk dan matang merata.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit, jahe, lengkuas, gula merah, dan garam hingga tercampur merata.
- Campurkan bumbu halus dengan potongan daging blengong, lalu aduk hingga seluruh permukaan daging terlapisi bumbu rempah tersebut.
- Diamkan campuran bumbu dengan daging tersebut selama 30–60 menit agar bumbu meresap ke dalam serat daging dan mengurangi aroma amis.
- Tusukkan potongan daging blengong pada tusuk sate, masing-masing tusuk diisi 4–5 atau bahkan lebih potong daging jika ingin panjang tusuk satenya.
- Siapkan bara api dengan panas sedang, lalu bakar sate blengongnya sambil dibolak-balik agar matang merata dan tidak gosong.
- Olesi sate dengan kecap manis secukupnya selama proses pembakaran agar daging tidak kering dan menghasilkan aroma bakaran yang khas sate pada umumnya.
- Angkat sate setelah matang sempurna dan berwarna kecokelatan.
Sajikan sate blengong selagi hangat bersama ketupat atau kupat glabed. Dan untuk resep ketupat anda bisa buat sendiri dengan resep Anda sendiri. Jika tidak ada ketupat maka bisa diganti dengan lontong. Anda bisa makan bersama dengan keluarga untuk menikmati sate belngongnya.

